Ada pendapat yang mengatakan bahwa dunia platonik terbagi atas dua dunia, yaitu : 1) dunia tubuh yang sipatnya negatif dan tidak sempurna. 2) dunia roh yang bersipat positip dan sempurna. Dewasa ini kalau kita melihat banyak sekali kejahatan di dunia maka itu disebabkan karena roh yang sipatnya baik itu telah dibelenggu oleh tubuh yang jahat sehingga roh tidak berdaya lagi. Dunia Barat menyebutnya dengan teori "soma - sema". Kata "soma" berasal dari bahasa Yunani kuno yang berarti tubuh/daging, sedang kata "sema" berarti belenggu/penjara. Teori ini mengajarkan bahwa tubuh adalah penjara jiwa maka untuk melepaskan ikatan jahat itu dilakukan berbagai cara, yaitu : pertama, cara asketis, orang menjauh dari keramaian dunia, pergi ke suatu tempat sepi dan menyendiri; orang itu juga meredupkan hidup mereka dengan tidak memakai sesuatu yang bernilai karena orang menganggap barang bernilai hanya memberikan kenikmatan pada tubuh. Orang demikian ini biasanya hanya memakai pakaian yang sangat sederhana, makan makanan yang sederhana, tidak mau menikah dan masih banyak lagi hal lain yang dianggap memanjakan tubuh tidak dilakukan. Ternyata di dunia modern ini, sebagian orang berpikir asketis, orang tidak mau menggunakan segala sesuatu yang berbau teknologi modern, itu dosa karena semua itu sifatnya hanya memberikan kenikmatan pada tubuh, kedua, orang menganiaya tubuhnya sendiri, tubuh dianggap telah mencengkram roh, maka satu-satunya cara supaya kita terbebas dari penjara jiwa tersebut adalah dengan menghancurkan tubuh yang menjadi penjara jiwa dengan demikian diri kembali suci. Konsep ini juga muncul di dunia modern yang kita kenal dengan teori new age. Konsep new age memaparkan bahwa tubuh yang adalah penjara jiwa ini dapat dilepaskan dengan cara mistis, yakni "out of the body experience"- suatu pengalaman dimana roh dapat keluar dari tubuh. Hati-hati, ini merupakan salah satu cara setan untuk mempermainkan manusia. Ketika manusia berhasil melepaskan rohnya dari tubuh maka orang merasa dirinya sudah rohani. Waspadalah.....!!!
Rabu, 28 Agustus 2013
Selasa, 13 Agustus 2013
cST
Setelah mengikuti pelajaran Alkitab, seorang calon Sintua bertanya kepada Pendeta. Amang, seandainya Hawa tidak memakan buah pohon yang ada di tengah taman Eden itu, tetapi hanya dipakai untuk mainan saja (bola kaki) apakah kita tetap jatuh kedalam dosa ?
Pendeta : "mengapa bapak berpikir seperti itu" ?
bah.... na sala do au, amang ?
BUTA SEJAK LAHIR
Suatu hari seorang Pendeta (P) yang terkenal di
daerahnya didatangi oleh seorang Jemaat (J). Jemaat tersebut buta sejak lahir. Lalu
Jemaat itu berkata :
J. Pak
Pendeta, sudilah kiranya anda menyembuhkan mata saya yang sudah buta sejak
lahir
P. Baiklah,
namun saya mau bertanya satu hal. Dengan apa bapak datang kemari ?
J. Dengan
Iman Pak !
P. Bagus,
maka dengan imanmu pulalah kamu akan disembuhkan.
J. (memanggil
anaknya yang bernama Iman). Man, man, kenapa kamu tidak bilang dari dulu, kalau
kamu bisa menyembuhkan saya ??
JAHOWA SIPARMAHAN
Hesekiel 34 : 11
Ai songonon do hata ni Tuhan Jahowa; ida ma, ahu, apala ahu sandiri usouso sogot di birubirungku, jala luluanku nasida.
Ai songonon do hata ni Tuhan Jahowa; ida ma, ahu, apala ahu sandiri usouso sogot di birubirungku, jala luluanku nasida.
Molo usouso nampuna pahanpahanan
di pinahanna na so tarida, ise do usoanna? Alusna “Parmahan hasahatan ni
pahanpahanan i”. Digaji sahalak parhorbo nagodang do sahalak parmahan laho marmahani
horbona. Disada ari dung bot ari, mulak ma parmahan i sian adaran jala
dipamasuk ma horbo i tu bara (kandang). Satongkinnari ro ma nampuna horbo sian
pardalananna, dibilangima horbo na di bara i, hurang sada. Disungkun ibana ma
parmahan i di dia na sadanari, alai ndang boi dialusi, ai so diboto ibana di
dia parliluna. Ndang sonang roha ni parhorbo i, ujungna dapotsa ma naung masuk
do tu bara ni pinahan ni halak na asing. Dapotsa do antong horbona na sanga
lilu ala marsitutu nampunasa i mangalului. Aut disungkun Tuhanta angka pangula
ni Huria di tingki on taringot tu angka ruas na so hea tarida di parmingguon
manang di partangiangan, aha do tagamon alusna ? Aut disungkun Tuhanta angka
natoras taringot tu ianakhonna na so hea ro tu parmingguan manang tu
partangiangan ni naposobulung dohot sikola minggu, aha do tagamon alusna ?
Taboto ma, disada tingki sungkunon ni Debata do i tuangak hasahatan ni
pasupasuNa i : "Dia do i na hubege taringot tu ho"….?
Senin, 12 Agustus 2013
RAYAKAN HARI BUMI 2013
Hari
Bumi adalah hari pengamatan tentang bumi yang dicanangkan setiap tahun
pada tanggal 22 April dan diperingati secara internasional. Hari Bumi dirancang
untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang
ditinggali manusia ini yaitu bumi. Dicanangkan oleh Senator Amerika Serikat
Gaylord Nelson pada tahun 1970 seorang pengajar lingkungan hidup. Tanggal ini
bertepatan pada musim semi di Northern Hemisphere (belahan Bumi utara) dan
musim gugur di belahan Bumi selatan.
Langganan:
Komentar (Atom)