Pengkotbah 7:1
Nama yang harum lebih baik dari pada minyak yang mahal, dan
hari kematian lebih baik dari pada hari kelahiran.
Semua orang akan mati. Cepat atau lambat, muda atau tua, kaya
atau miskin, tidak mengenal waktu kapan saja kematian bisa datang menimpa kita.
Bagi sebagian orang, kematian seperti hantu yang menakutkan. Bagi yang lain,
kematian adalah saat beristirahat sementara seperti orang tidur. Semua orang
mengerti bahwa waktunya akan tiba, kematian akan menghampiri kehidupan kita.
Ketika seseorang mati akan banyak orang yang kaget dan
terperanjat. Banyak yang akan mengalami dukacita, kehilangan orang yang di
cintai membuat mereka menangis larut dalam duka yang dalam. Ketika seseorang
mati, kita akan kembali mengingat seluruh kebaikan yang pernah dia lakukan
untuk kita. Kita akan mengenang kembali saat-saat yang indah bersama orang itu
ketika masih hidup. Tidak bisa disangkal kepergian orang yang baik membuat kita
sangat kehilangan.
Ketika orang-orang baik itu meninggal dunia akan banyak orang
datang mengucapkan turut berbelasungkawa, menghadiri prosesi pemakaman hingga
berakhir. Orang-orang yang telah merasakan kebaikannya akan mengenangnya dan
menceritakan segala kebaikannya. Jadi memang benar ketika semua orang berkumpul
mengelilingi jenazah orang yang mati tersebut, semua orang akan tertuju kapada
apa yang telah di perbuat orang mati itu dimasa lalu ketika dia masih hidup.
Banyak orang-orang yang telah mati diatas dunia ini telah
meninggalkan sesuatu untuk di ingat dan dikenang orang yang masih hidup. Entah
dia di kenang sebagai orang baik atau sebagai orang jahat. Hitler seorang
penguasa dictator telah meninggalkan kenangan kekejaman, pembantaian pada masa
lalu. Ketika orang mengingat Hitler, mereka ingat kekejamannya.
Bunda Teresa, seorang Biarawati yang penuh belas kasihan,
seorang penolong yang sangat mengagumkan dunia. Dia telah mengubah dunia
melalui aksi-aksi social yang dia telah buat di Calcutta India. Dunia
kehilangan dia dan dunia mengenangnya sebagai bunda yang baik hati. Tentu
banyak nama-nama lain yang telah meninggalkan jejak perbuatan mereka pada masa
lampau dan dikenang hingga saat ini.
Bagaimana dengan kita…? Apakah yang kita tinggalkan yang akan
diingat oleh orang lain, paling tidak diingat oleh anak, istri, suami atau
keluarga dekat ketika kita mati !
Pepatah mengatakan “ Harimau mati meninggalkan belalang,
manusia mati meninggalkan nama …”
Lakukanlah perkara-perkara yang baik kepada semua orang
selagi anda dan saya masih hidup. Karena akan tiba masanya kematian merenggut
hidup kita dan kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Selagi kita masih hidup
sekarang ini, apapun masih bisa kita ubah. Jika kemarin kita dikenal sebagai
orang yang kasar, pemarah, tukang minum, pemabok, pecundang, penghianat,
pezinah, penggosip, pemalas, dll…. Mari kita ubah sekarang cara hidup kita…..
Hudup hanya sekali dan biarlah hidup kita yang sekali ini akan meninggalkan
jejak yang baik untuk dikenang dan ditiru orang setelah kita mati.
Matius 25:21 “…baik
sekali perbuatanmu itu hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia
dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggungjawab dalam perkara
yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar