Kamis, 11 November 2010

DIPERPANJANG LIMA BELAS TAHUN

Yesaya 38 : 1-22

Ada tiga hal yang baik dari raja Hizkia. Pertam : ia melakukan apa yang benar di mata Tuhan. Kedua : Ia percaya kepada Tuhan, Allah Israel, dan di antara semua raja Yehuda, baik sesudah maupun sebelum dia, tidak ada lagi yang sama seperti dirinya. Ketiga : ia berpaut kepada Tuhan, tidak menyimpang dan berpegang pada perintah-perintahNya.

Namun Raja Hizkia harus menghadapi kenyataan bahwa di usianya yang masih muda (39 tahun), ia akan segera meninggal. Ia tidak akan sembuh dari penyakitnya. Apa reaksi Hizkia? (dan coba bayangkan bila itu terjadi bagi saudara). Ia sangat sedih. "Haruskah hidupku berakhir pada usia muda? Tidakkah Tuhan berkenan memberikan kesempatan bagiku untuk hidup lebih lama lagi ?, tanyanya. Lalu, ia berdoa dan menangis di hadapan Tuhan. Selanjutnya apa yang terjadi ? Tuhan mendengarkan permohonan dan tangisan Hizkia. Tuhan akan memperpanjang hidupnya 15 tahun ! Benarkan apa yang didengarnya ? Ia masih akan hidup 15 tahun lagi ? Luar biasa. Tuhan mendengan doanya dengan perpanjangan hidup itu, Tuhan menghendaki agar Hizkia menggunakan hidupnya secara produktif dan menghasilkan karya.

Salah satu karya terbaik Hizkia adalah saat ia memimpin pembuatan sebuah terowongan air yang memang diperlukan di kota Yerusalem (2 Raja 20:20 dan 2 Taw. 32:30). Dengan adanya terowongan itu, maka penduduk Yerusalem akan tetap mendapat air walaupun kota di kepung musuh.

Sebagaimana Raja Hizkia yang hidupnya diperpanjang 15 tahun oleh Tuhan, maka sesungguhnya setiap hari pun Tuhan memperpanjang hidup kita masing-masing. Coba ingat, mungkin di antara kita nyaris tertabrak, ketika menyeberang jalan, saat itu maut mengintai, hanya 2-3 meter dihadapan kita. Atau ketika kita mengalami sakit penyekit, kronis dan sangat berbahaya. Atau ketika salah makan makanan atau minum obat. Ketika itupun maut begitu dekat dengan kita. Namun nyatanya hingga saat ini Tuhan masih memperpanjang hidup kita dan memberikan kesempatan untuk berkarya.

Melalui Nats ini, kita mendapatkan suatu keteladanan telah diberikan oleh Raja Hizkia, yaitu bagaimana menggunakan hidup yang diberikan Tuhan setiap hari secara produktif dan membuahkan karya-karya terbaik demi kepentingan orang banyak, terlebih kemuliaan nama Tuhan sebagai ungkapan syukur atas kasih karuniaNya. AS/rss02

Tidak ada komentar:

Posting Komentar